Cognitive Dissonance Theory
Merupakan sebuah teori yang membahas mengenai perasaan ketidaknyamanan seseorang akibat sikap, pemikiran, dan perilaku yang saling bertentangan dan memotivasi seseorang untuk mengambil langkah demi mengurangi ketidaknyamanan tersebut.
3 jenis hubungan dari elemen-elemen kognisi:
•Hubungan tidak relevan, tidak akan menghasilkan perasaan apa-apa.
•Hubungan disonan, menghasilkan rasa tidak puas, jangal, aneh. Biasanya dipengaruhi oleh budaya dan norma-norma sosial. Contoh: melihat kakek bergaya rock! atau makan direstoran mewah menggunakan tangan.
•Hubungan konsonan, menghasilkan rasa puas, senang, dan dapat dimengerti. Contoh: jika seseorang berdiri di tengah hujan maka ia akan basah.
No comments:
Post a Comment